Jika bumi bulat, mengapa pesawat berada pada ketinggian yang stabil hingga mendarat?

Salah satu yang sampai saat ini masih menjadi pertanyaan saya pribadi adalah soal ketinggian pesawat komersil. 

Saya banyak melakukan perjalanan ke luar kota dari jakarta.  Baik ke timur indonesia seperti Makassar,  hingga Ambon. 

Biasanya setelah tinggal landas, pilot akan selalu memberitahu ketinggian penerbangan di atas permukaan laut. 

Penerbangan biasanya 36 ribu fit di atas permukaan laut. Angka ini sy hafal, karena saya hampir selalu melakukan penerbangan. 

Yang menjadi pertanyaan saya, jika bumi ini bulat, maka setiap jarak yang ditempuh pesawat maka pesawat tersebut semakin tinggi, tidak lagi berada pada 36 ribu fit.

Secara otomatis pesawat akan mengalami perubahan ketinggian, alias tambah tinggi penerbangannya sebagai akibat dari kelengkungan bumi. Tapi hal itu tidak terjadi. Pesawat tetap stabil pada ketinggiannya hingga mendarat. 

Hal ini tidak akan bisa terjadi, kecuali bumi itu datar. Sekali lagi,  logika manapun tidak bisa terima alasan lain, kecuali karena memang faktanya bumi itu datar. Sehingga ketinggian pesawat tetap stabil. 

Tidak mungkin saat pilot menetapkan ketinggian penerbangan, kemudian pesawatnya menyesuaikan otomatis dengan lengkungan bumi supaya stabil pada ketinggian tersebut. Silahkan anda tanya ke pilotnya. Hal ini tidak ada dalam rumus penerbangan. Pesawat akan menyesuaikan secara otomatis ketinggiannya berdasarkan bumi yang datar. 

Satu lagi, pilot selalu bilang bahwa ketinggian pesawat di atas permukaan air laut. Hal ini Karena sifat dasar air itu datar. Kecuali air raksa yang anda masukan dalam botol maka terlihat cembungnya.  Hehehehe… 

Sebagai catatan, dahulu saya selalu mempertanyakan bumi bulat,  karena bertentangan dengan fitrah dan akal manusia yang sehat,  tapi gak menemukan bukti kuat soal bumi datar. 

Sekarang saya mulai melihat dan terbelalak bahwa teory bumi datar adalah fakta yang sangat logis.  Tinggal terus melakukan kajian dan penyempurnaan. Dan bumi bulat semakin tidak masuk akal.